Nakaratul Khaum - Agothoa of Sakara's Sides (Reissue 2017)

Ini adalah sebuah produk reissue yang tidak melalui sebarang proses editing dari segi mix atau mastering. Ia dikekalkan seperti mana produk asal yang release pada awal 1994. Nakaratul Khaum yang berasal dari Batu Gajah, Perak adalah sebuah band yang membawa genre Black Metal. Mengambil konsep "Mysterious Black Metal", demo tape bertajuk Agothoa of Sakara's Sides ini boleh dianggap bagus dari segi sound produksi (untuk status demo 90an) kerana instruments yang dimainkan boleh didengar dengan jelas dan tidak lah keterlaluan "rabak" nya.. Nakaratul Khaum di anggotai oleh Lan Azimuth (Drums), Borg Sakaraka Xul (Vocals), Lord Ismuth (Guitars).


Tracklist :

1 - Mutual Misprison
2 - A'al
3 - Sur

Rata2 sepanjang mendengar demo ini (gua tak sempat beli dan memiliki demo tape ini zaman dulu sebab masih sekolah..haha - ED) gua rasa sikit impress sebab Nakaratul Khaum agak berani menghasilkan material2 yang berdurasi panjang sekitar 6 sehingga 8 minit). Juga kualiti rakaman yang tidak rabak teruk dan masih boleh difahami dan dihadam apa yang dimainkan mereka. Juga gua nampak mereka agak advance dari segi olahan lagu dan penyampaian vocal yang sudah berani menghasilkan efek bunyi untuk part vocal selain jeritan yang original.

Jika disebut pengaruh yang mungkin diambil mereka adalah agak sukar dinyatakan. Mungkin tempias demam Rotting Christ ketika itu turut terkena dalam idea dan komposisi lagu2 mereka. Music Nakaratul Khaum ada kala nya bermelodi, punya flow tempo rancak dan perlahan. Ini sesuai dengan durasi lagu2 mereka yang panjang.

Ok, demo tape ini telah di reissue oleh Afterlife Productions dan boleh dibeli dengan harga RM12 byhand atau RM20 by postage. Ia nya dikeluarkan hanya dalam format limited tape sebanyak 300 unit. Jika anda mahu mendengar demotape yang punya mutu bunyi yang tidak mengecewakan, gua sarankan sila hubungi Afterlife Productions sebelum reissue demotape ini habis. Ini produk yang gua recommended untuk penggemar Black Metal lama.


Afterlife Productions
Email
Official Website
Facebook

Alotliketurd - Alotliketurd


Track:
1. Kronik (1:39)
2. Bastard Stun (0:59)
3. Morning Wood (1:33)
4. Hellbent (1:17)
5. Summer Fin. (end) (1:29)
6. Simbol Seks (1:09)
7. Flashing Something Big (1:19)
8. Wasted Jack (1:07)
9. A shoot-out in a liquor store, Bang! Bang! Bang! Blood spilled on the Floor (1:34)
10. Joe Gage (1:16)
11. Mr Mermaid (0:54)
12. Maniac Soon Maniac (1:24)
13. McLovin' (2:12)


Line-up
Ameer Reza
Iqmal Zolkefli
Shidi Basri
Farhan Abbas
Khairul Sabirin

Here's one of the best and interesting local release this year yang aku rasa agak underrated. They've been around quite sometime (since 2011) but this is the ultimate full-length release that takes me back to the good oldays of chaotic-throat-stretching-mathematical-hardcore-dont-give-fuck vibe. Ok bunyi agak exaggerating di situ kahkahkah. But still, 13 tracks yang straight to the point tak buang masa, riffing-riffing rabak dengan feedback yang membuatkan hati rasa nak tegheban semua barang atas meja! Setiap track di selang seli dengan sedutan sedutan filem mengingatkan aku pada band Killwhitneydead pulak. Track seperti "Morning Wood", "Hellbent" dan "Mr Mermaid" (paling favorite tapi 54 saat je!), masih mempunyai groove tersendiri walaupon penuh dengan kacau bilau. Selain guitar works yang menjadi untuk genre sebegini, vokalis juga bagi aku sangat baik penyampaian lenggok jeritanya. Memang kena dengan setiap mood chaos yang dipersembahkan.


Album yang direkod sepenuhnya di Iseekmusic Studio ini boleh didapatkan menerusi Utarid Distro dan Terr-records dan hanya terdapat dalam bentuk format kaset sehingga artikel ini ditulis. Aku pon beli kaset dengar dekat bandcamp. Kahkahkah. Bagi yang dambakan bunyi bunyian seperti Heavy Heavy Low LowThe Chariot,The Blood Brothers, dan seangkatan patut memiliki album ini. Hasil seni anak anak tempatan yang tak mengecewakan!


Facebook: Alotliketurd
Twitter: @AlotliketurD
Youtube: AlotliketurD
Bandcamp: https://alotliketurd.bandcamp.com/

VotW - Greytomb - Force Majeure

Band Atmospheric Black Metal dari Australia yang menampilkan ahli Norse dan Somnium Nox bakal menerbitkan EP 'Monumental Microcosm' 19 Disember ini. Violent dan murky, peminat Enslaved, Seedna dan Ulver (zaman Black Metal Trilogie) pasti akan tertarik. Sebelum EP ini keluar kita layan dulu lyric video Force Majeure. Enjoy!

Wolves in the Throne Room - Thrice Woven (Full Length, 2017)

I have been following Wolves in the Throne Room for many years ever since I started following the ever controversial Post-Black Metal hype. I remember I started with Altar of Plagues before moving to Agalloch, Woods of Desolation, Austere, Fen, and many more. Somewhere in between, I came across Wolves in the Throne Room. Their ideology and approach are pretty much in line with Altar of Plagues, and actually sparked my curiosity to check them out. For some strange reasons, despite of their hype and ability, I could never sit through an album without getting distracted. WitTR is definitely a band that offers something different, but they are also a band that I cannot wrap my head around. So I heard their ambient full length which in a way something like Burzum during Varg's imprisonment era (but better) which is bizarre but kinda excellent. And that's until. Somewhere around September - October, Thrice Woven is announced and my interest is rekindled again.


1. Born from the Serpent's Eye
2. The Old Ones Are with Us
3. Angrboda
4. Mother Owl, Father Ocean
5. Fires Roar in Palace of the Moon

I found preliminary reviews saying Thrice Woven is a return to form and some even point out WitTR as playing safe in their approach. Being a casual listener and not much into them, I took them with a grain of salt.

The opener, Born from the Serpent's Eye has so much mysterious vibe throughout. With harp (I think) and accoustic guitars at the beginning, I could feel 'ungh this is gonna be goooood'. It's a long track, yeah, but did it make me snooze, nope. It has the Nordic Metal feel (Emperor especially). And then comes the abrupt stop. An ambient passage of female singing in Nordic language really separates the track into two and made things interesting. From then on, the track becomes mid tempo but with stronger melodic Black Metal ala Scandinavian.


The Old Ones Are with Us opens with spoken words and accoustic guitar. You gotta love the melancholic vibe throughout the song. This actually adds more and even Nordic feels to the album. Hey, I couldn't tell if they're from US or Europe by just listening to their style, but evidently this return to form album has Nordic influence scattered all over it. 10/10 for the atmosphere.

Angborda attempts to amp up the intensity but gets a bit stale after a while. The problem? It feels repetitive. Although I gotta say the atmosphere is pretty much consistent like previous tracks. You might like it. Not for me. Feels rather like filler track but it gets the job done.

Mother Owl, Father Ocean is one of my favorite off the new album. The ambient-ish song of haunting female vocals with harp playing throughout. I think it's a beautful track and still carries the melancholic, Nordic feel. This is their specialty. WitTR are really good with this kind of atmospheric ambient shit.

The final track Fire Roars in the Palace of the Moon and the longest track from Thrice Woven. I think it served as the perfect closing song for such a decently produced album. Thrice Woven is definitely a return to their Cascadian Black Metal root which some may deem as a step back to comfort zone, but hey, if it ain't broken, why bother to fix? 

Overall, the album shifts back to their known sound after an ambient flull length and reek of Nordic Black Metal influences. Knowing with their knack to fit ambient passages in Metal tracks, sometimes it worked wonder, some other time not really. But I'm a sucker for melodic and Nordic style, so Thrice Woven worked its magic. I'm sold.

Visit WitTR on Facebook and website.

Thrice Woven is out now via Artemisia Records.



VotW : Machine Head - Catharsis (Official Music Video)

Ok, ini bukan pasal album terbaru Search.. tapi ini juga tajuk album terbaru Machine Head yang akan berada dipasaran pada 26 January 2018. terdahulu sebuah track diberi preview awal oleh machine head bertajuk Beyond the Pale dimana ianya mendapat pelbagai reaksi antara negatif dan positif. Terkini single terbaru yang juga merupakan tajuk album iaitu Catharsis dikeluarkan bersama video rasmi. Ok, layan dulu.. Catharsis akan dikeluarkan oleh Nuclear Blast.



Machine Head - Catharsis (Official Music Video)

Ok sebagai introduksi awal, Catharsis merupakan track kedua yang bakal terdapat didalam album terbaru nanti yang mempertaruhkan 15 buah lagu. Juga perlu dinyatakan album terbaru ini tidak memuatkan single 2016 bertajuk Is There Anybody Out There? Dan dibawah kami turut sertakan pembikinan video klip Catharsis.


Machine Head - The Making of "Catharsis" Music Video

Official Website
Facebook
Twitter
Instagram
Youtube

Eccentric Pendulum - Tellurian Concepts (EP2017)

Eccentric Pendulum adalah antara nama besar dari India yang memperjuangkan genre Technical / Progressive Metal. Bermastautin di Bangalore, Karnataka, Eccentric Pendulum secara introduksi nya telah wujud sekitar 2008. Menghasilkan sebuah EP, sebuah full length, sebuah single dan terkini bersama Transcending Obscurity Records (India), mereka tampil dengan sebuah lagi EP terbaru berjudul Tellurian Concepts yang telah berada di pasaran pada 22 October 2017 yang lalu.

Eccentric Pendulum
Vibhas (Drums), Ankit (Guitars/production), Kaushal (Vocals), Arjun (Guitars), Arun (Bass)

Guest Musicians Featuring : 
Micheal Manring (Fretless bass), Tony Das (Guitars), Bruce Lamont (Saxophone), Sandesh Nagaraj (Samples)

Artwork oleh Julius Horsthuis
Grafik oleh Arjun Mulky dan Arun N

Tracklist :

Tellurian Concept 1 - Nil 
Tellurian Concept 2 - Accelerated Extinction 
Tellurian Concept 3 - Contrivance

Rakaman untuk Tellurian Concepts (EP2017) melalui proses adunan oleh Ankit Suryakanth. manakala proses mastering dilakukan oleh Colin Marston di The Thousand Caves.


Untuk menghadam Ep berkonsep ini, terdahulu gua terpaksa mentelaah previous released yang terhasil untuk mengenalpasti progress band ini dari dahulu sehingga kelahiran EP terbaru ini. Beberapa perubahan line up sepanjang penubuhan menyaksikan Vibhas (Drums) dan Arun (Bass) sebagai line up asal sejak 2008 yang kekal sehingga kini. Kemasukkan dua gitarist sekitar 2010 sehingga 2011 jelas menampakkan kesungguhan dan cara komposisi lagu yang semakin mencabar. Juga kemasukkan vocalist Kaushal (juga bersama band Grindcore dari India iaitu Gutslit) nampaknya tidak menjejaskan tahap kesempurnaan yang ditinggalkan vocalist terdahulu iaitu Nikhil Vastarey pada 2014.

Jika dilihat, Eccentric Pendulum lebih menjurus kepada Progressive Technical Death Metal. Tidak hairan jika mereka dipilih sebagai antara band untuk berkongsi pentas bersama nama2 besar seperti Meshuggah, Gorod, Textures, Opeth dan lain2 kerana tahap permainan music mereka bukan calang2.

Tellurian Concepts (EP2017) perlu dinyatakan adalah produk berkonsep yang menceritakan setiap babak melalui track2 terkandung. Ianya lebih kepada penceritaan manusia yang melalui proses tidak mempedulikan akan kehancuran dunia.

Dari segi sound produksi, rasanya ini salah satu produk bersifat "mathematic" yang perlu diberi perhatian oleh peminat dan pentaksub genre memeningkan kepala. Tidak perlu disangkal berkenaan sound akhir EP ini. Superb!



Difahamkan melalui laman sesawang facebook mereka, Eccentric Pendulum sudah bersedia untuk penghasilan full length kedua yang dijadualkan akan dikeluarkan pada 2018. ini satu produk yang boleh membuatkan pentaksub irama technical excited untuk mendengar hasil terbaru mereka selepas ini.

Kenali Eccentric Pendulum melalui laman sesawang yang kami sediakan dibawah dan untuk sebarang urusan pembelian, boleh klik SINI.

Eccentric Pendulum

Transcending Obscurity Records (India)

Eventide Horizon - 666 (EP2002)

Terlebih dahulu sebelum ini kami pernah membuat review demo mereka bertajuk "Angel's Emotion - 1998". Band dari Taiping, Perak ini sememangnya wajib berada dalam lipatan sejarah music berat tanahair kerana kelainan dan keberanian (dalam konteks "tempatan") yang dibawa melalui konsep Gothic Metal yang rata2 awal, pertengahan, penghujung 90an sehingga awal 2000 genre berat kita didominasi aliran keras dari Thrash sehingga Black Metal yang kejam. Konsep pilihan Eventide Horizon jika dilihat dari konteks antarabangsa mungkin tiada originality namun mereka antara band tempatan yang pada gua, berjaya dengan konsep sebegini. Sentenced era Gothic Metal adalah ikutan Eventide Horizon. Adakah ia nya dinafikan atau diperakui bagi gua ianya tak lah penting sangat sebaliknya Eventide Horizon berjaya dengan cemerlang dalam pembawaan genre sebegini. 666 (EP2002) adalah produk rasmi dari mereka yang bagus dari segi penulisan, komposisi dan ianya material yang sedap didengar. EP ini ada dikatakan dikeluarkan kembali oleh satu label (sorry gua xdpt info sgt pasal rereleased ni) dan yang paling x best, Eventide Horizon telah berkubur. Pada gua, EP ini adalah hasil yang perlu dibanggakan sepanjang kewujudan Eventide Horizon.

Izhard (Vocals), Alwi (Guitars), Apex (Guitars), Jamil (Drums), Zam (Bass)

Artwork & inlay oleh Syahril

Tracklist :

1 - Falling White Roses
2 - Difficult
3 - My Angel
4 - Come Join Me

666 (EP2002) melalui proses rakaman dan adunan di Trinity Studio, Ipoh Perak. Merupakan antara studio yang banyak menghasilkan rakaman dari band2 Taiping, Kemunting, Ipoh dan kawasan gugusannya. Shizuka dan Hans antara band yang pernah menghasilkan rakaman disini.

Berbalik kepada EP ini, 4 lagu yang dimuatkan walaupun menggunakan chord2 yang mudah tetapi ianya menghasilkan melodi yang catchy dan segar. Falling White Roses dan Come Join Me pada gua adalah karya yang cukup indah pada susunan melodinya. Boleh kot kalau gua kata 2 ni track pilihan gua. Hahaha

Falling White Roses

Come Join Me

Dari segi teknikal, music yang dihasilkan hanya menggunakan chord2 mudah namun riff2 yang dihasilkan kedengaran agak segar dan "mudah tangkap".. Pun begitu pujian harus diberi kepada pemain gitar utama yang menghasilkan solo gitar yang power disamping kawalan rhytm yang baik. Ada juga part yang menggunakan akustik gitar seperti permulaan track ketiga iaitu My Angel. Untuk permainan drum, genre sebegini tidak memerlukan paluan snare dan hentakkan pedal berskala laju. Cukup makan, tempo yang tepat dan kena dengan melodi sudah memadai.

Jika bercakap berkenaan sound produksi, EP ini boleh dianggap baik untuk zaman tersebut. Masih boleh kedengaran setiap instruments yang dimainkan. Gua anggap jika teknologi rakaman ketika itu seperti hari ini, pasti EP ini kedengaran lebih meletup. Senangkata EP ini masih boleh diupgrade dari segi sound produksi nya jika punya modal dan teknologi rakaman yang maju.

Ok, artikel dan review ini sekadar untuk memberitahu bahawa Malaysia satu ketika dahulu pernah punya sebuah band Gothic Metal yang bagus. Sepeninggalan mereka selain demo dan EP ini, anda boleh layari laman myspace mereka dibawah ini.

Myspace
Metal Archives

Transitions - Apathy [2017]



Track;
1. 11:11 (0:56)
2. Vague Weather (4:14)
3. The Inner Fatigue Towards (2:37)
4. Apathy (3:54)
5. Seeking Lotus (4:19)
6. I Feel Nothing But, (0:41)
7. Contentment (4:44)
8. It Doesnt Get Any Better (4:30)
9. And Through Floating Lights (2:50)
10. I Plan to Be Left Standing (4:30)


Line-up
Vokal - Afiq Azman
Guitar/Vokal - Hanif Ahmad
Guitar - Izmal Che Ahmad
Bass - Qayyum Rahim
Drum - Aiman Aqwa

2 tahun aku menunggu rilis full-lenght album dari Transitions ni. Demo mereka pada tahun 2015 mendapat tempat dalam rilisan favorite aku untuk tahun tersebut. Dan akhirnya di pertengahan Oktober lalu mereka berjaya mempersembahkan hasil seni mereka kepada umum dalam bentuk fizikal. Dihasilkan dan direkodkan sepenuhnya oleh Transitions & Aperforatedsphere Productions, kualiti produk yang bagi aku patut dibanggakan.

Memuatkan 10 track yang digarap dengan baik dari segi vokal dan arrangement muzik, betul betul menyumbang kelainan dalam scene muzik berat; post-hardcore secara khususnya. Tidak terperangkap dengan elemen "mosh" disetiap track, Transition mengajak pendengar menghayati, memahami setiap melodi dan menghadam bait bait lirik "deep" dalam setiap lagu. Sudah banyak kali aku berkongsi stage dengan mereka, menjadi penonton, dan setiap kali itu juga mereka mengubah atmosfera gig tersebut, semua orang akan terpacak dan terkesima. Track seperti "Inner Fatigue Towards", "Seeking Lotus", "Contentment" & "It Doesnt Get Any Better" merupakan track kegemaran aku. Tapi dinasihatkan, sila dengar keseluruhan track mengikut susunan sebab bagi aku, muzik sebegini mood yang dibawa memang lain macam. Layan pula bila tengah malam dan sayup sayup bunyi titis hujan di atap rumah. Amboih. Sebak dihati siapa yang tahu. Kahkahkah.

Secara jujur nya aku suka bila band menyertakan track track seperti intro "11:11" dan interlude "I Feel Nothing But,", "And Through Floating Lights" yang menjadikan sesebuah album itu ada penceritaan. Terang terang juga disisipan lirik dalam album ini tertulis "Chapter One: Apathy", yang pada aku mengharapkan band ini akan terus menghasilkan album, dan ini bukan yang terakhir, biarpun scene di Malaysia ini secara umumnya sedia tahu ikut musim, aku ingin menjadi saksi penghasilan "Chapter" yang seterusnya. Kini mereka sedang giat memantapkan diri untuk tour bersama Nine Eleven, dan aku harap band ini tidak sangkut sekadar di rantau Malaysia sahaja. Keluarlah dan cipta nama diluar sana.




Ikuti mereka di media sosial dan jangan lupa dapatkan Apathy.

Facebook - Transitions
Instagram - @transitionsofficial
Twitter - @transitionsmy
Email - trnstnsmy@gmail.com

FFO: Being As An Ocean, Underoath, Crooks (UK), avoid. etc

Falls of Rauros - Vigilance Perennial (Full Length, 2017)

I have never heard of Falls of Rauros until recently. I mean, I heard about the Cascadian/Post Black Metal hype many years back, but only few bands I did really made attempt to listen; Agalloch (which I really into), Wolves in the Throne Room (probably the poster child of Cascadian metal) and Panopticon (Autumn Eternal is an A+ release). I only discovered them through Panopticon and boy, where have I been all these while? While I'm impressed to their 2011's The Light That Dwell in the Rotten Wood, I wonder could Vigilance Perennial top it or at least be on par? I managed to snatch both albums during a sale by Nordvis few months ago.




1. White Granite
2. Labyrinth Unfolding Echoes
3. Warm Quiet Centuries of Rain
4. Arrow & Kiln
5. Impermanence Streakt Through Marble
6. white Granite - Single Version


White Granite opens with a bluesy, clean guitar, I was actually really excited to have another Panopticon like band that injects American folk elements. It didn't last long though, as the usual Falls of Rauros Black Metal sound kicks in shortly. I don't know about their last few albums, but in 'The Light That Dwells...' album, the echo-ey vocals is no-no to me. I know it's supposed to be a Black Metal album (to some extent, depending what side you're on Cascadian Black Metal argument), but the tunnel echo voices is definitely taking the whole thing a bit down :( But you gotta love the build up to guitar solo (or breakdown? I dunno) in White Granite. It's really beautiful and proggy-ish some sort.

Labyrinth Unfolding Echoes has the Post Rock touch on earlier part with slow build up. Now, I like build up in Post Rock, but I feel it's taking too long. I noticed that in Vigilance Perennial the band is flirting with Progressive touch and tend to play on a very long winding part. It's cool, but it got old after a while.

I really love Warm Quiet Centuries of Rain! It has the American folk touch, almost a bluesy-country feel to it. A 2 minutes instrumental, I feel like watching stars under the clear sky with as guitars and piano playing. Calming and brings me closer to nature. Probably the closest in giving what Cascadian Metal is all about... in the most general sense.

Everything picks up again with Arrow & Kiln. This track has more dynamic and emotions to it compared to Labyrinth. And faster too with soaring melodic guitar playing and blast beat dominating throughout. Though the drums might sound muddy, I think at least it keeps in pace and giving a steady pace to the song. Watch out for the clean and proggy part in the middle, it's really good and some sort of soothing break after the intense blastbeat fest in the earlier part and boom, comes the guitar solo. Nothing groundbreaking, but still good nonetheless. I think this is probably the most interesting track off the album.

I have nothing much to say on Impermanence Streakt Through Marble as I feel the long winding tracks from previous tracks really took a toll on my attention. But I'm pretty sure if you're into Progressive and Post Rock style, you'd love it. Final track of the album is the shorter version White Granite, which I don't really care much.

Honestly, I'm comparing 'Vigilance Prennial' to their groundbreaking 'The Light...' and found several things lacking. Vigilance is noticeably rawer and harsher, and leaning more towards Progressive side which I'm not really fond with. And I really gotta say, their signature melancholic style in 'The Light' has almost disappeared. Something probably happened in between these releases and causing them to abandon it. I think 'Vigilance Prennial' is an album of acquired taste that needs a several listen to get into it.



Reach them via Facebook and Bandcamp.



VotW - Greywind - Safe Haven

I discovered this Irish Alt-Rock duo through Spotify months ago. You see, I feel Spotify really broadened my music palette in the way that I could never imagined. Last time, I had to ask for friends for recommendation but these days, it comes straight into my Spotify app. Technology progression is great, isn't it?

So anyway, if you're into Alt-rock ala Paramore and Hey Monday, you might like them. Enjoy!