Subculture - 365 Days Of Punk Rock (2013)

Merupakan album penuh ke4 dengan menggunakan tajuk 365 Days Of Punk Rock, band yang boleh dikatakan otai dalam arena Punk Rock tanahair ini sememangnya dinantikan oleh pendengar serta peminat mereka. Subculture kali ini bersama formasi line up terkini dan Azreen masih memegang tampok utama selaku frontman masih kekal dapat penghasilan album terbaru ini.

 Azreen - Vocals/ 2nd Guitar
Fao - 1st Guitar
Kabin - Bass
Meor "The Kid" - Drums

Artwork oleh Fsrlism/Possessed Remains

Tracklist :

 1 - At Most Fear
2 - 3iga6ban5ima (Generasi Nyata)
3 - Meaningless Days
4 - Irama Amarah (Featuring Andy Flop Poppy)
5 - Direction
6 - Mimpi Replika
7 - Monster Mind
8 - Ticket To The Moon (Bonus Track)
9 - Bunyi Gitar (Bonus Track)
10 - Menari Di Angkasa (Featuring Mira Tilu)

365 Days Of Punk Rock melalui proses rakaman di Greenhouse Studio (kesemua lagu baru), Playtime Studio (untuk track Ticket To The Moon dan Bunyi Gitar) dan Pertama Music Studio (untuk track Menari Di Angkasa). Sound engineer untuk album ini diselenggara oleh Tom Bollock di Greenhouse Studio manakala Nick Lee dipertanggungjawapkan untuk proses mastering yang di lakukan di Ark Studio.

Untuk album ini gua berpendapat ianya antara produk terbaek dari Subculture dari segi penulisan lagu, melodi vocal (dinyatakan Andy Flop Poppy merupakan vocal guide untuk album ini) dan unsur catchy memang tidak dapat lari dari struktur penciptaan dan riffing yang digunakan dalam setiap lagu. Susunan selang seli antara track berbahasa Inggeris dan Bahasa Melayu (dari track 1 sehingga 7) seakan menjadi taktik memancing pendengar untuk mendengar setiap track yang disediakan. Walaupun track pertama At Most Fear kedengaran pekat elemen Punk nya namun ianya masih boleh dihadam dan tidaklah terlalu heavy untuk muncung di corong radio barangkali. 3iga6ban5ima (Generasi Nyata) juga menarik namun 2 buah track yang benar2 menarik perhatian gua ialah Irama Amarah yang memperlihatkan duet antara Azreen dan Andy Flop Poppy (video disediakan dibawah ini nanti) dan Direction yang rancak tetapi punya kekuatan melodi yang catchy pada chorus lagunya.

Subculture - Irama Amarah (Featuring Andy Flop Poppy)

3 buah track bonus juga menarik iaitu Ticket To The Moon yang sememangnya catchy, Bunyi Gitar iaitu lagu tribute untuk album penghargaan kepada Allahyarham P.Ramlee serta duet bersama Mila Tilu untuk track Menari Di Angkasa. Sayang sekali album ini tidak disertakan track Dillema yang pada gua antara track menarik ciptaan Subculture sekembalinya mereka untuk aktif dipersada music tanahair.

Secara keseluruhan gua dapat simpulkan Subculture dari segi penulisan music serta lirik sudah menampakkan kematangan yang sangat jelas sesuai dengan usia penglibatan mereka dari awal kemunculan sehingga kini. Jika dari pembabitan rakaman profesional mereka ketika kompilasi A Circle Of Friend (1994) dan kemudiannya album pertama Love And Hate (1994), anda akan dapat merasakan peningkatan dalam mutu penulisan lagu sehingga kepada album kedua Time Knock (1997) dan Retrofungus (2002). Untuk kompilasi Banyak Bunyik (2011) adalah lebih jelas kematangan ditunjukkan dalam penulisan lagu dimana sebuah lagu berbahasa Melayu bertajuk Dillema (tidak disertakan dalam album ini) kedengaran sangat catchy serta Ticket To the Moon memang antara buah tangan terbaek Subculture setelah diam tanpa sebarang rakaman profesional sejak 2002.

Dapatkan Subculture - 365 Days Of Punk Rock (2013) dalam format digipak CD ini di toko2 music sekitar anda dengan harga RM25.90.

Subculture

Booking

0 feedbacks: